Ribuan tahun lalu di pegunungan Kaukasus Eropa, Rusia, Eropa Utara, kefir dikonsumsi sebagai minuman kesehatan.
Penemuan kefir sebenarnya terjadi secara tidak sengaja.
Pada zaman itu, bangsa Kaukasia memiliki kebiasaan menaruh susu dalam tas yang terbuat dari kulit sapi atau kambing.
Karena keasyikan berburu, terkadang mereka lupa meminum susunya.
Besoknya, baru mereka minum susu bekal tersebut. Saat diminum, ternyata rasanya sedikit lebih asam, karena susu yang telah didiamkan semalam itu bercampur dengan bakteri-bakteri baik atau probiotik yang terkandung pada kulit tas.
Hasilnya, minum susu ini badan mereka lebih segar dan fit.
Artikel keren lainnya: